Kamis, 25 Februari 2021

SEJUTA TANYA By Adillah Meitri Zebua

 

Goresan Malam Kamis…😔

Inginku bertanya, ntah pada siapa…

Mengapa kita ditakdirkan Hidup, pada akhirnya Meninggal?

Meninggalkan semua yang kita miliki, melupakan semua yang pernah terjadi dan yang pernah kita jalani.

Mengapa seseorang tidak dapat hidup sendiri, tapi pada akhirnya pergi (Meninggal) tinggal sendiri?

Apa karena kita dilahirkan sendiri lalu mati pun sendiri?

Mengapa hidup harus berjalan begini?

MENGAPA…!!

Kita ditakdirkan bertemu tapi harus berpisah dengan cara yang tidak menyenangkan?

Mengapa kita bertemu lalu harus berpisah demi menjaga perasaan yang lain, tapi kita harus menerima hati kita sakit dengan itu?

Mengapa kita bertemu lalu saling menaruh perasaan pada waktu yang salah?

Mengapa kita bertemu lalu dengan segera membuang perasaan itu karena status dan keadaan kita yang berbeda?

Mengapa disaat semuanya terasa indah, kita harus rela membuang dan menguburnya..

Bahkan harus berusaha mengnggap itu tak pernah ada..?

IYA…Kita harus begini.

Agar semuanya baik2 saja…

Berdamailah dengan hatimu, berdamailah dengan hidupmu.

Akupun sedang belajar menerima.. sesuatu yang sebenarnya bukan untukku.

Sadarku, terlalu salah dan egois untuk bertahan.

Memang tak ada artinya.

Kita harus menerima, bahwa kita hanya menjalankan list yang telah diatur sebelumnya.

Berjalan dan berjuang, bersama waktu.

Bahagialah…

Aku bahagia pernah mengenalmu. . .

MY FOND MEMORIES...






Selasa, 05 Januari 2021

PLATONIC LOVE (Kisah Cinta Tory & Jeya) -- Oleh Ethree Zebua

 

Monday, January 4, 2021

PLATONIC LOVE --- :) :) :)

 

 

Sebuah kisah…

 

Berawal dari sebuah pekerjaan yang sifatnya musiman, namun perkenalan mereka pada akhir kontrak (sebulan sebelum kontrak kerja habis) Jeya dan Tory berkenalan.

Sebelumnya Tory sering memperhatikan Jeya diam2… belum sepenuhnya yakin dan berani tentang perasaannya.

Suatu ketika mereka sekilas berjumpa pada satu kegiatan yang sama, Jeya juga sempat melihat Tory dan ketika Jeya pulang bersama temannya, Jeya sempat bertanya kepada rekan kerjanya laki-laki tentang siapa aja teman2 yg tadi gabung dengan temannya itu.

Rekan kerja Jeya sempat bercerita tentang Tory, dan spontan setengah bercanda  Jeya bilang suka dengan Tory yang Jangkung itu. Rekan kerja Jeya kemudian mangut-mangut saja.

 

Selang beberapa minggu setelah itu, Tory memberanikan diri menelepon Jeya dengan mengambil nomor whatsapp Jeya dari Grup dan rekan kerja Jeya.

Singkatnya, Jeya mau berkenalan dan nyambung saat berkomunikasi di sosmed dengan Tory.

Komunikasi diantara merekapun berjalan lancer setelahnya,

 

Beberapa minggu kemudian, mereka ada undangan untuk rapat kembali, saat itu Jeya tidak ada teman untuk mengantarnya ke tempat Kerja, Jeya sempat cerita ke Tory. Dan Tory berkata bersedia mengantar. Esoknya Tory kemudian menjemput Jeya. Rapatpun berlangsung, namun karena rapat berlangsung agak lama, mereka harus menginap karena rumaah mereka masing-masing agak jauh dari tempat kerja.

Jeya memilih menginap di rumah saudara dan Tory menginap di Hotel.

Singkat cerita malam itu sebelum berpisah untuk pergi ke tempat nginap masing2, Jeya sempat menemani Tory belanja beberapa keperluan di mini market. Tak lama kemudian Tory mengantar Jeya pergi ke Rumah saudara Jeya tempat Jeya menginap.

Keesokan harinya mereka kembali mengikuti rapat lanjutan, setelahnya mereka kemudian pulang, Jeya diantar pulang oleh Tory.

Diperjalanan , mereka banyak bercerita dan bercanda, namun Tory kelihatan agak resah karena ingin mengungkapkan perasaan dan cerita hidupnya yang sebenarnya kepada Jeya.

Tory meminta untuk kembali sebentar di sekitar lokasi tempat mereka kerja kepada Jeya, namun Jeya menolak dan mengatakan hari sudah sangat sore dan cuaca sudah mendung bahkan gerimis mulai datang.

Namun Tory bersikeras untuk kembali lalu memutar motor memacunya sampai ke lokasi tempat kerja.

Jeya saat itu sangat marah namun memilih untuk diam. Sesampainya di sekitar Lokasi tempat kerja mereka, Tory menghentikan motornya di salahsatu Café kecil. Lalu memesan minuman dan makanan. Namun reaksi Jeya sudah berubah, dan mulai marah dan menyiram Tory dengan kata-kata kesalnya.

Tory sangat kecewa, sampai dia tidak dapat bercerita kepada Jeya, akhirnya mereka memilih untuk pulang.

 

Keesokan harinya, Jeya penasaran ingin tau tentang Tory lalu kemudian Jeya membuka dinding facebook Tory. Betapa terkejutnya Jeya ketika melihat ada banyak postingan seorang wanita di wall Tory yang mengaku sebagai Isterinya Torry. Jeya sangat kecewa.

Kemudian, malamnya Jeya bertanya kepada Tory. Lalu Tory berkata pelan dan hambar kepada Jeya bahwa itu benar, Tory kemudian mengatakan bahwa ketika mereka balik ke lokasi Kerja, Tory ingin cerita tentang hidupnya. Namun Tory kemudian berkata kepda Jeya, sebenarnya cerita hidupnya lebih rumit dari Jeya. Namun Tory tidak menceritakan semuanya apa sebenarnya yang terjadi tentang rumah tangganya.

 

Selang beberapa waktu kemudian komunikasi mereka baik-baik saja, Tory lambat laun menceritakan semuanya kepada Jeya, bahwa Tory sudah menikah dan rumah tangganya berantakan.

Dulu isterinya itu memberanikan diri mengikutinya ke kampung karena merasa Tory punya utang sejumlah uang yang sudah mereka habiskan semasa pacaran saat masih kuliah di luar kota. Karna malu, Keluarga Tory kemudian menjadikan Tory dan wanita itu menjadi suami-isteri kemudian disahkan oleh adat dan agama. Beberapa saat membangun rumah tangga, Tory yang awalnya tidak sepenuh hati menerima isterinya  lambat laun membuka hati menerimanya. Namun yang terjadi, si Isteri malah sering berontak melawan Tory suaminya dan bahkan melawan orangtua Tory. Kata-kata kasar selalu keluar dari mulut isterinya.

Saat itu, Tory selalu mengalah dan sering menasehati isterinya, namun yang didapat malah makian dari mulut isterinya. Karenanya Tory kemudian pergi dari rumah dan jarang pulang. Ia lebih memilih bersama teman-temannya untuk merokok, mabuk-mabukan dan berjudi.

Keadaan keluarganya tak kunjung membaik, namun Tory selalu berusaha memberikan pemahaman kepada isterinya. Isterinya selalu menghina Tory dan Keluarganya.

Namun karena merasa kesabarannya sudah habis, Tory kemudian memanggil isterinya dan bertanya dia maunya apa. Isternya berkata ingin pergi dan ia mengajak Tory untuk pergi dari rumahnya dan tinggal bersama Isterinya. Tory menolak, dan isterinya memilih pergi dengan membawa sejumlah uang dan kartu ATMnya Tory. Tory memberikan tanpa keberatan.

Beberapa waktu setelahnya Isterinya selalu berusaha berkomunikasi dengan Tory, namun disertai kata2 yang mnyakitkan perasaan Tory, bahkan mengancamnya dengan kata cerai.

Tory sepenuhnya berterima untuk cerai dan keluarganya juga setuju. Namun tindakan lanjutan dari isterinya tidak ada. Tory juga bersikeras tidak mendatangi Isterinya untuk menyepakati perceraian.

Beberapa saat hubungannya dengan isterinya gantung, tidak ada kejelasan.

Tory menceritakan semuanya pada Jeya. Jeya Cukup mengerti.

Tory mengungkapkan perasaannya kepada Jeya, namun ia berkata tidak mengharapkan balasan karena dia tau posisinya. Tory berkata bahwa dia menganggap Jeya sebagai adik kandungnya sendiri.

Komunikasi keduanya pun berjalan lancar saja walau tidak lagi bertemu. Mereka selalu saling menanyakan kabar dan salng memberi perhatian.

Pertemuan Tory dengan Jeya, membuat Tory langsung jatuh cinta pada pandangan pertama.

Perkenalan mereka sama-sama membuat mereka saling nyaman.

Namun, beberapa saat setelah itu, Jeya tersadar bahwa apa yang dia lakukan salah dan bertentangan dengan hukum dan agama. Jeya tidak ingin, kedekatannya dengan Tory menyebabkan masalah besar terjadi.

Suatu ketika, Jeya dan Tory telfonan, Jeya minta maaf dan mengatakan untuk mengakhiri hubungan pertemanan dengan Tory. Tory memohon Jeya untuk tidak memutuskkan hubungan komunikasi. Tory berjanji akan jaya sikap dan bersedia dihukum Jeya untuk tidak berkomunikasi 1-2 tahun asal Jeya tidak memutuskan hubungan komunikasi dengannya.

Jeya tetap bersikukuh dengan keputusannya. Jeya Meminta Tory untuk memblokirnya di social media dan panggilan seluler. Tory menolak, mengatakan tidak sanggup dan tidak akan memblokir Jeya.

Sebelum Jeya menutup telepon, Jeya memohon Tory agar Tory mau membuka hati dan mengajak isterinya kembali. Jeya juga memohon agar Tory memperbaiki hidupnya yang kurang teratur. Jeya berkata kepada Tory agar Tory melanjutkan hidupnya entah dengan isterinya, tanpa isterinya atau dengan orang lain. Tory harus belajar mensyukuri hidup dan tidak perlu kuatir tentang Jeya. Jeya berkata ia ingin suatu saat jika berjumpa dengan Tory, hidup Tory sudah berbah semakin bagus.

Beberapa saat setelah mereka menutup telepon, Jeya kemudian menghapus pertemanan dengan Tory di Facebook dan Memblokir nomor HP Tory. Jeya secara sembunyi-sembunyi mengirimkan uang ke rekening Tory sebagai ganti makanan kesukaan Jeya yang pernah diberikan Tory.

 

Meskipun sakit, Jeya harus melakukannya. Karena Jeya tidak mau menyakiti perasaannya dan orang2 disekitarnya. Jeya ingin semuanya baik-baik saja. Jeya rela menyakiti perasaannya sendiri sebelum semuanya terlambat. Walau Tory jg tersakiti. Dia berharap suatu saat Tory akan mengerti.

 

Sepenggal kisah tentang Cinta Platonik (Platonic Love), sebuah rasa cinta yang dimiliki satu sama lain, saling menjaga, menerima kekurangan walau tidak dapat memiliki.

 

“Cinta Tak Harus memiliki, Bukan…?? Wish u happy Pimpinan!!!”

“Kalau kehidupan setelah kematian benar ada seperti halnya saat ini, aku juga ingin hidup bersamamu tanpa alasan lagi…”

 

 

 

Oleh                 : Adillah Meitri Zebua/ Ethree Zebua

Diangkat dari    : Kisah Cinta Platonik Soekarno-Gusti Nurul

                           Kisah Cinta Platonik Penulis. hehehehe...

 

 

 

 

Jumat, 08 Juni 2018

Ombudsman Republik Indonesia (ORI)



MEWUJUDKAN PELAYANAN PUBLIK YANG BAIK

BERSAMA OMBUDSMAN



Seperti dikatakan dalam Term Of Reference Ombudsman Wilayah Republik Indonesia, salah satu cita-cita the founding fathers Indonesia yang termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) alinea ke-4 adalah memajukan kesejahteraan umum bagi seluruh rakyat Indonesia. Cita-cita dimaksud adalah dengan memberikan dan memenuhi segala kebutuhan rakyat Indonesia, mulai dari kebutuhan akan ekonomi (seperti : pemberian bantuan Raskin, modal usaha, BLT,dll) bagi masyarakat miskin atau masyarakat berekonomi lemah, pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa melalui pendidikan wajib belajar, pemberian biaya operasional dan beasiswa bagi pelajar dan pemberian dana dan bantuan-bantuan pendidikan lainnya, kesehatan yang baik dan secara umum dengan pemberian pelayanan yang baik kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui pelayanan publik yang baik oleh para penyelenggara pemerintahan dan negara mulai dari tingkat tertinggi atau pusat sampai ke tingkat terendah/ daerah. Tercipta dan terselenggaranya pelayanan publik yang baik tersebut merupakat salah satu upaya negara Indonesia untuk mewujudkan kesejahteraan yang dimaksud.
Namun sampai saat ini, kita sudah menyaksikan bagaimna kondisi dan keadaan pelayaan publik di negara kita tercinta ini. Penyelenggaraan pelayanan publik yang baik sabagai salah satu upaya perwujudan cita-cita negara Indonesia yaitu memajukan kesejahteraan umum bagi seluruh rakyat Indonesia masih sangat jauh dari apa yang diharapkan. Rasa kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat (Publik) kepada pada penyelenggara pelayanan publik di negeri ini sudah mulai terkikis dan nama baik penyelenggara pelayanan publik (pemerintah) sudah mulai tercoreng dengan berbagai alasan yang diberikan oleh masyarakat melalui pelaksanaan pelayanan publik yang kurang baik atau tidak efektif dan efisien. Apa yang didapatkan oleh masyarakat dari pemerintah dilapangan dalam pengurusan berbagai keperluan sungguh jauh dari apa yang diharapkan oleh masyarakat. Segala bentuk praktik-praktik penyimpangan terhadap pelayanan publik yang sering disebut dengan maladministrasi.di negara ini sudah terjadi dan merejalela dimana-mana.
Pihak-pihak atau oknum-oknum pemerintah yang tidak bertanggung-jawab kerap kali melakukan penyimpangan-penyimpangan atau hal-hal yang tidak sesuai dengan apa yang telah diatur dalam peraturan dan undang-undang. 
Berbagai macam praktik-paktik maladministrasi yang telah terjadi di negara kita ini bahkan dilingkungan dimana kita berada. Dan itu bukanlah merupakan hal yang baru kita dengar ataupun kita temui. Bahkan praktik-praktik maladministrasi ataupun penyimpangan dalam melaksanakan pelayanan publik oleh pemerintah di daerah kita masing-masing sudah kita alami. Dapat saya ambil contoh pada pengurusan e-KTP saya beberapa waktu yang lalu di Kabupaten Nias Selatan, membutuhkan biaya, waktu dan proses yang terbelit-belit. Ketika ditanyakan apakah sudah siap maka okmum pemerintah mengatakan mohon bersabar masih dalam proses penyelesaian dan mereka juga meminta biaya administrasi dan lain-lain. Sudah dikasi biatya masih juga belum selesai. Mereka hanya memberi surat keterangan sebagai bukti bahwa e-KTP saya sedang dalam proses pengurusan. Padahal seperti kita ketahui bahwa e-KTP bisa langsung selesai pada hari itu juga. Dan saya juga melihat mereka mementingkan menyelesaikan e-KTP orang-orang tertentu.Keadaan ini bukan hanya  dialami oleh saya saja tetapi sebagian besar masyarakat di Nias Selatan. Contoh lain yang saya temui juga adalah dalam pengurusan SIM oleh teman saya, disana diberikan banyak tes, biaya yang tidak tanggung-tanggung 500rb, dan juga pengurusannya memerlukan waktu selama 2 minggu. Dari keterangan teman saya, ada yang juga mengurus SIM pada waktu itu langsung selesai. Dan bukan hanya itu saja, kemudahan-kemudahan yang diharapkan diterima oleh masyarakat saat berkunjung ke kantor-kantor pemerintahan seperti kantor camat dan kantor-kantor dinas di Nias Selatan sungguh sangat memprihatinkan.
Banyak masyarakat ingin sekali mendapatkan pelayanan yang baik saat mendatangi kantor-kantor perintah dengan membawa berbagai masalah yang mereka alami justru tidak di tanggapi dan dilayani dengan baik. Banyak oknum pemerintah justru memberikan reaksi yang tidak baik kepada masyarakat, membentak masyarakat, menyudutkan dan memberikan respon-respon pedas ketika masyarakat menemui mereka dan menanyakan sesuatu. Ini bukan saja saya jumpai dikantor-kantor pemerintahan di Nias Selatan, bahkan tempat pelayanan kesehatan di tempat saya tinggal juga sangat memprihatinkan. Pelayanan disana sungguh jauh dari apa yang kita kira dan kita harapkan. Rumah sakit, Puskesmas, Puskesdes yang kita harapkan dapat memberikan pelayanan yang prima bagi para pasien justru sebaliknya. 
Pasien disana kebanyakan terlantar tidak dilayani, obat yang berikan adalah obat yang lama bahkan tidak berikan, pengurusan administrasi juga sangat membingungkan, dan yang paling parahnya para pelayan kesehatan hanya asyik tidur-tiduran, ngotak-atik handphone dan bergosip dengan yang lain di saat jam kerja. Setidaknya untuk mendapatkan senyum ramah bagi masyarakat sangat susah. Keadaan-keadaan ini bukan hanya saya temui di tempat saya tinggal, bahkan di kota Medan ini, banyak realita yang saya lihat terjadi di tempat-tempat penyelenggaraan pelayanan publik
            Keadaan-keadaan diatas adalah contoh keadaan yang sering kita temui bahkan sering kita alami dalam kehidupan kita. Apa yang harus kita lakukan dengan berbagai penyimpangan yang semakin merejalela oleh oknum-oknum pemerintah yang tidak bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat, tidak bertanggung-jawab dan justru menyusahkan masyarakat? Apakah kita hanya dapat berpangku tangan, diam dan hanya menyaksikan praktik-praktik maladministrasi merajalela di sekitar kita dan membuat pelayanan publik di negara kita semakin terpuruk? Atau apakah kita justru tertarik untuk melakukan penyimpangan itu, dan tidak mempedulikan kepentingan orang banyak? Apa yang harus kita lakukan sebagai generasi penerus bangsa yang kelak akan berdiri di depan masyarakat? Adakah cara terbaik untuk meminimalisir keadaan ini?
            Dalam situasi seperti inilah dibutuhkan peran lembaga pengawas yang kuat untuk mengawasi penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu lembaga negara pengawas yang sangat diharapkan untuk memainkan peran penting dalam proses pengawasan itu adalah lembaga Ombudsman Republik Indonesia (ORI).
Ombudsman Republik Indonesia merupakan lembaga negara yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik baik yang diselenggarakan oleh penyelenggara negara dan pemerintahan termasuk yang diselenggarakan oleh Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, dan Badan Hukum Milik Negara serta badan swasta atau perseorangan yang diberi tugas menyelenggarakan pelayanan publik tertentu yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara dan/atau anggaran pendapatan dan belanja daerah. Ombudsman Republik Indonesia berfungsi mengawasi tugas penyelenggaraan negara untuk melindungi masyarakat berkenaan dengan pelayanan kepada masyarakat.
 Tugas yang harus dilakukan oleh Ombudsman meliputi kegiatan melayani, menerima dan menindaklanjuti laporan dari masyarakat berkaitan dengan keluhan terhadap pelayanan umum oleh penyelenggara negara, melakukan koordinasi dan kerjasama dengan lembaga-lembaga negara, lembaga swadaya masyarakat dan badan kemasyarakatan dalam rangka memaksimalkan fungsi, tugas dan wewenang Ombudsman, sosialisasi Ombudsman, serta melakukan tugas-tugas lain untuk mencapai tujuan Ombudsman Republik Indonesia maupun melakukan investigasi atas inisiatif sendiri.
            Lalu bagaimana lembaga ORI dapat melaksanakan tugasnya dengan baik untuk mewujudkan pelayanan publik yang baik yang menjadi harapan banyak orang selama ini? Kita tau bahwa lembaga ORI tidak dapat menjangkau dan mengetahui langsung bagaimana pelaksanaan pelayanan publik di daerah kita. ORI membutuhkan rekan kerja untuk memudahkannya melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pengawas penyelenggara pelayanan  publik. Disinilah peran kita sebagai mahasiswa sekaligus sebagai calom pemimpin dimasa depan berkesempatan untuk belajar menjadi calon pemimpin yang dapat melayani masyarakat dengan baik dan mewujudkan kesejahteraan banyak orang. Kita sebagai calon-calon pemimpin dan pelayan publik perlu mengetahui apasaja faktor-faktor yang membuat pelayanan publik ambur-adul dan tidak terlaksana dengan baik, kita juga perlu mengawasi pelaksanaan pelayanan publik oleh para pemerintah, dan mengamati pemerintah yang dapat bekerja dan menjalankan tugas sebagai penyelenggara pelayanan publik, melaporkan kegiatan-kegiatan yang dicurigai sebagai praktik maladministrasi oleh pemerintah, demi mewujudkan terciptanya pelayanan publik yang baik untuk mensejahterakan masyarakat.
Oleh karena itu, kita perlu belajar dan membina hubungan yang baik dengan ORI dengan menjadi mitra kerjanya ORI untuk mengawasi kegiatan penyelenggaraan pelayanan publik disekitar kita, demi membantu dan mmewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia yaitu memajukan kesejahteraan umum bagi seluruh rakyat indonesia.
                                                           
Ayo, mewujudkan pelayanan publik yang baik di Indonesia.
Bersama Ombudsman, kita BISA!!

Selasa, 19 Juli 2016

Tugas II- Kewirausahaan

Nama              : Adillah Meitri Zebua
NPM                : 13230020
Mata Kuliah   : Kewirausahaan

BAB VII – BAB XIII

BAB VII : RINTISAN USAHA BARU DAN MODEL PENGEMBANGANNYA
Pertanyaan : 1. Jelaskan langkah-langkah dalam memulai usaha baru
2. Jenis dan bentuk bisnis yang akan kita jalani, pastinya mempunyai proses, jelaskan.
Jawaban : 1. Langkah-langkah dalam memulai usaha baru adalah :
*        Mengenali peluang usaha
*        Optimalisasi potensi diri
*        Mengoptimlkan motivasi diri
*        Fokus dalam bidang usaha
*        Berani memulai
 2. Jenis dan bentuk bisnis yang akan kita jalani pastinya mempunyai proses. Proses-proses tersebut adalah :
*        Ide. Penemuan tidak sengaja dan pencarian ide dengan dasar pertimbangan
*        Modal. Dalam hal ini, modal yang dimaksud bukan saja modal berupa uang, tetapi juga berupa barang, orang (tenaga kerja/skill), dan juga fasilitas.
*        Barang dan jasa. Menentukan barang dan jasa yang akan dijadikan sebagai objek bisnis tentunya harus memiliki pasar (dibutuhkan konsumen dan laku di pasaran)
*        Pasar. Mengamati peluang pasar sebelum menciptakan barang dan jasa (barang dan jasa apa yang sedang diminati oleh konsumen)
*        Profit. Bila peluang pasar sudah tersedia, maka tinggal memproduksi barang dan jasa yang telah ditentukan sebagai objek bisnis, memasarkan dan segera mendapatkan keuntungan dari penjualan barang dan jasa yang ditawarkan.

BAB VIII : PENGELOLAAN USAHA DAN STRATEGI KEWIRAUSAHAAN
Pertanyaan :  1. Ada beberapa sebab dari kegagalan berwirausaha, jelaskan.
2. Jelaskan kenapa sulit dalam memulai wirausaha
3. Salahsatu kunci sukses wirausahawan adalah berani gagal, jelaskan.
Jawaban : 1. Sebab dari kegagalan berwirausaha adalah :
*        Wirausahawan tidak memahami apa yang terjadi dipasar dan apa saja yang dibutuhkan konsumen
*        Kurangnya modal dalam berwirausaha
*        Tempat usaha yang dipilih tidak sesuai
2. Alasan kenapa sulit dalam memulai wirausaha adalah karena wirausahawan masih takut dalam memulai usahanya dan selalu memberi alasan yang tidak tepat seperti memulai usaha itu harus ada modal, punya tempat usaha dan lain-lain.
3. Salahsatu kunci sukses wirausahawan adalah berani gagal, maksudnya wirausahawan tidak akan pernah takut dalam mengahadapi setiap kegagalan ataupun kerugian yang dihadapinya, selalu berpikir psitif dalam setiap apa yang direncanakan, tetap yakin dan terus bekerja dengan ulet dan tekun. Karena dengan keyakinan maka setiap apa yang dilakukan pasti akan mendapatkan hasil yang maksimal. Masalah berhasil atau tidak itu adalah masalah kemudian, yang terpenting adalah mencoba dan terus bekerja.

BAB IX : KOMPENSASI INTI & STRATEGI BERSAING DALAM KEWIRAUSAHAAN
Pertanyaan : 1. Apa yang dimaksud dengan strategi bersaing dalam berwirausaha?
2. Apasaja strategi bersaing dalam berwirausaha?
3. Apakah penting strategi bersaing dalam berwirausaha?
Jawaban : 1. Strategi bersaing dalam berwirausaha merupakan : penetapan sasaran dan tujuan jangka panjang dalam berwirausaha dan arah tindakan serta alokasi sumber daya yang diperlukan untuk mencapai sasaran dan tujuan itu.
2. Strategi bersaing dalam berwirausaha adalah :
*      Adanya perencanaan (Planning)
*      Strategi adalah pola (Patern)
*      Strategi posisi (Position)
*      Strategi perspektif
*      Strategi permainan (play)
3. Ya, strategi bersaing dalam berwirausaha sangat penting. Karena dengan adanya strategi maka wirausahawan dapat melakukan cara-cara terbaik dalam menjalankan usahanya.

BAB X : ANALISIS BISNIS DAN IDENTIFIKASI TUJUANNYA.
Pertanyaan : 1. Jelaskan apa yang anda pahami mengenai Analisis Kredit Dan Analisis Ekuitas
2. Analisis bisnis diperlukan dalam beberapa hal, jelaskan.
3. Keberhasilan dan kegagalan suatu usaha sangat tergantung pada kekuatan manajemen, jelaskan.
Jawaban : 1. Analisis Kredit merupakan evaluasi kelayakan perusahan untuk mendapatkan kredit. Kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban kreditnya. Analisis kredit lebih terfokus pada analisis likuiditas maupun solvabilitas. Sedangkan Analisis Ekuitas adalah menyediakan dana kepada perusahaan sebagai imbalan atas resiko atau imbalan kepemilikan. Analisa ekuitas bersifat asimetris, dimana harus menilai dua sisi resiko dan potensial.
2. Analisis bisnis diperlukan dalam beberapa hal yaitu :
*      Adanya analisis pasar
*      Analisis teknis dan manajemen
*      Analisis lingkunagan
*      Analisis finansial
3. Keberhasilan dan kegagalan suatu usaha sangat tergantung pada kekuatan manajemen karena masalah manajemen baik manajemen pembangunan maupun operasi perlu diperhatikan. Karena manajemen yang baik dalam setiap usaha akan membuat usaha berhasil dalam jangka panjang.

BAB XI : KEMITRAAN USAHA
Pertanyaan : 1. Jelaskan tentang defenisi dari kemitraan usaha?
2. Apakah alasan terjadinya kemitraan usaha?
3. Analisis terjadinya kemitraan usaha
4. Apakah yang menjadi kendala kendala dari kemitraan usaha?
5. Apakah kebijakan kemitraan usaha nasional dan bagaimana implementasinya?
6. Bagaimana pola dari kemitraan usaha?
Jawaban : 1. Kemitraan usaha adalah jalinan kerjasama usaha yang saling menguntungkan antara pengusaha kecil dengan pengusaha menengah/besar (Perusahaan Mitra) disertai dengan pembinaan dan pengembangan oleh pengusaha besar, sehingga saling memerlukan, menguntungkan dan memperkuat.
2. Alasan terjadinya kemitraan usaha adalah :
*      Meningkatkan profit atau sales pihak-pihak yang bermitra
*      Memperbaiki pengetahuan situasi pasar.
*      Memperoleh tambahan pelanggan atau para pemasok baru
*      Meningkatkan pengembangan produk
*      Memperbaiki proses produksi
*      Memperbaiki kualitas
*      Meningkatkan akses terhadap teknologi
3. Analisis terjadinya kemitraan usaha adalah :
*      Kurang transparansi dalam pelaksanaan kepres 16
*      Realisasi gelar kemitraan masih belum memuaskan
*      Kemitraan tidak berkembang baik
*      Waralaba dalam negeri belum banyak yang bermunculan
                4. Kendala dalam kemitraan usaha adalah :
*      Perbedaan yang masih besar antara Usaha Besar dan Usaha Kecil
*      Kualitas produksi belum terjamin
*      Kerjasama kurang berkembang
*      Usaha Besar bersifat integrasi vertikal
*      Belum terjadi alih teknologi dan manajemen dari Usaha Besar dan Usaha Kecil
*      Belum berkembangnya sisem dan pola kemitraan dan belum berkembangnya unsur pendukung
5. Kebijakan kemitraan nasional adalah kemitraan yang tetap dilandasi oleh tanggungjawab moral dan etika bisnis yang sehat, yang sesuai dengan demokrasi ekonomi.
Implementasinya adalah dengan syarat-syarat  :
*      Tujuan umum yang sama
*      Kesetaraan
*      Saling menghargai
*      Saling memberi kontribusi
*      Ada efek sinergi
*      Saling menguntungkan
6. Pola dari kemitraan usaha adalah :
ü  Kerjasama keterkaitan antar hulu-hilir (forward linkage)
ü  Kerjasama keterkaitan antar hilir-hulu (backward linkage)
ü  Kerjasama dalam pmilik usaha.

BAB XII : ETIKA WIRAUSAHA , TANTANGAN SERTA PERMASALAHAN DALAM KEWIRAUSAHAAN
Pertanyaan : 1. Kewirausahaan disamping memiliki kemampuan memimpin dalam berbisnis harus memiliki serta memahami etika bisnis, jelaskan.
Jawaban :1. Maksudnya adalah : seorang wirausahawan harus memiliki etika atau tingkah laku yang baik dalam berwirausaha seperti :
ü  Kejujuran
ü  Bertanggung jawab
ü  Menepati janji
ü  Disiplin
ü  Taat hukum
ü  Suka membantu
ü  Komitmen dan suka membantu
ü  Mengejar prestasi
ü  Tutur kata yang baik

BAB XIII : PENGERTIAN KOPERASI, TUJUAN, FUNGSI DAN JENIS KOPERASI
Pertanyaan 1. Jelaskan fungsi dan tujuan koperasi
2. Jelaskan kelebihan dan kekurangan koperasi
3. Jelaskan jenis-jenis koperasi
Jawaban :1. Fungsi dan peranan koperasi adalah :
ü  Mengembangkan serta membangun kemampuan dan potensi anggota koperasi pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi
ü  Berperan secara aktif (role actively) dalam rangka meningkatkan dan memperbaiki kualitas kehidupan anggota koperasi dan masyarakat
ü  Memperkuat serta mengkokohkan perekonomian rakyat Indonesia sebagai dasar ketahanan dan kekuatan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya
ü  Berusaha mewujudkan dan mengembangan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
2. Kelebihan dan kelemahan koperasi.
ü  Kelebihan koperasi adalah koperasi lebih mengutamakan tujuan yang berupa kesejahteraan anggota (Cooperative prioritize goals such us welfare of members). Pendapatan dan laba yang diperoleh koperasi hanyalah merupakan konsekuensi atau akibat dari usaha pencapaian tujuan menyejahterakan anggota tersebut. Keuntungan yang diperoleh koperasi (tidak disebut laba, melainkan SHU=Sisa Hasil Usaha), setiap akhir tahun dikembalikan lagi kepada anggota disamping untuk dana cadangan.
ü  Kelemahan koperasi adalah presentasi tingkat kesadaran anggota koperasi secara keseluruhan sangat rendah untuk melakukan peningkataan dalam koperasi.
Karena rendahnya kesadaran anggota koperasi maka sulit memilih pengurus koperasi yang profesional. Daya saing koperasi lebih rendah jika dibandingkan dengan badan usaha swasta yang murni bertujuan mencari laba.
3. Jenis-jenis koperasi adalah :
ü  Koperasi produksi. Koperasi produki adalah jenis koperasi yang anggotanya terdiri atas para produsen dangan melakukan kegitan usaha khusus penjualan barang-barang produksi para anggotanya. Contohnya koperasi ternak, koperasi cengkeh, koperasi kopra, koperasi nelayan dan koperasi kerajinan
ü  Koperasi konsumsi. Koperasi konsumsi adalah jenis koperasi yang memiliki anggota yang terdiri atas kumpulan konsumen, bergerak khusus dalam aktifitas penjualan barang-barang konsumsi terutama barang kebutuhan para anggota koperasi dan masyarakat sekitarnya. Contohnya Koperasi Karyawan (KOPKAR), Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI), Koperasi Siswa/Mahasiswa, Koperasi RT dan Koperasi ABRI.

ü  Koperasi jasa. Koperasi jasa adalah jenis koperasi yang melakukan kegiatan usaha dengan memberi pelayanan atau jasa kepada para anggota khususnya dan masyarakat sekitarnya. Contohnya Koperasi Asuransi, Koperasi Simpan Pinjam ataupun Koperasi Perkreditan.